Upaya Peningkatan Kepuasan Pasien Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Islam Surabaya

Adiska Lina Arifiyanti(1),


(1) STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo
Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK
Persepsi terhadap kepuasan yang dirasakan oleh setiap individu tentu tidak akan sama. Terlebih lagi kepuasan yang dirasakan dalam fungsi pelayanan pada rumah sakit yang diberikan kepada pasien.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien pada Rumah Sakit Islam Surabaya ditinjau dari faktor kehandalan, jaminan, bukti fisik, empati, dan daya tanggap di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Islam Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan selama 5 hari pada bulan Juni 2016 di Instalasi farmasi Rumah Sakit Islam Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Islam Surabaya dan sampel yang diambil sebanyak 50 responden dari para pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Islam Surabaya dengan pendekatan accidental sampling.
Pengumpulan data diambil dengan menggunakan metode kuesioner dengan menggunakan skala likert.Berdasarkan hasil penelitian diketahui persepsi pasien merasa puas tentang kehandalan sebesar (69,5%) untuk pasien yang merasa kurang puas sebesar (30,5%). Persepsi pasien puas tentang jaminan sebesar (73,5%) namun pasien kurang puas sebesar (26,5%). Persepsi pasien yang menyatakan puas akan bukti fisik sebesar (75,5%) dan pasien yang menyatakan kurang puas sebesar (24,5%). Persepsi pasien puas tentang empati sebesar (72%) untuk pasien kurang puas sebesar (28%). Persepsi pasien yang menyatakan puas akan daya tanggap sebesar (53%) sedangkan untuk persepsi pasien yang menyatakan kurang puas sebesar (47%). Hasil yang diperoleh dari pelitian ini, bahwa sebagian besar menyatakan puas dengan tebaran antara 69,50 % s/d 75,50 %, kecuali pada faktor daya tanggap dinyatakan cukup puas.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pelayanan yang diberikan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Islam Surabaya kepada pasien dikategorikan baik. Saran dari penilitian ini adalah dilakukan pelatihan soft skillberupa pelatihan kepribadian secara periodik, dilakukan pelatihan kecepatan waktu pelayanan kefarmasian dengan model simulasi serta melakukan pendataan secara konkrit atas ketersediaan obat berdasarkan tingkat kebutuhan pasien.


Keywords


Pelayanan, Kepuasan, Persepsi.

References


Kotler, P., 2007. Manajemen Pemasaran Cetakan Pertama. Edisi Bahasa

Indonesia. Jakarta: PT. Indeks.

Lupiyoadi, Hamdani, 2006. Manajemen Pemasaran Jasa. Edisi Kedua.

Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Parasuraman A., Zeithaml, Valerie A., Berry, Leonard L., 1985. A Conceptual

Model of Service Quality and its Implications for Future Research.

Journal of Marketing Vol 49.


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 72 times
PDF Download : 114 times

DOI: 10.29241/jmk.v3i1.94

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Adiska Lina Arifiyanti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.