Skrining Lesi Prakanker Leher Rahim Dengan Pemeriksaan IV A

Sulastry Pakpahan(1),


(1) Prodi Kebidanan Tarutung, Poltekkes Kemenkes Medan
Corresponding Author

Abstract


Indonesia menempati urutan kedua kasus kanker serviks terbanyak di dunia. Ironisnya 80% dari penderita kanker serviks datang dalam stadium lanjut, padahal kanker ini dapat ditemukan pada tahap lesi prakanker dengan pemeriksaan IVA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui skrining lesi pra kanker leher rahim melalui pemeriksaan IVA. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling yaitu semua WUS yang datang ke Puskesmas Sipoholon untuk pemeriksaan IVA sejumlah 185 orang dan memenuhi kriteria inklusi berjumlah 156 orang. Hasil penelitian menunjukkan perubahan sel pada serviks berdasarkan hasil pemeriksaan IVA positif ditemukan lebih banyak pada wanita yang menikah pertama kalinya di usia <20 tahun (63,6%), riwayat penggunaan kontrasepsi pil yaitu sebanyak (45,5%) merokok aktif yaitu sebanyak (9,13%), dan kurangnya pengetahuan tentang pencegahan kanker serviks (54,5%). Hasil analisis Regresi logistik diperoleh variabel usia menikah, riwayat kontrasepsi, status merokok, dan pengetahuan tentang pencegahan kanker serviks secara simultan mempengaruhi hasil pemeriksaaan IVA sebesar 61,4 %, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Diperlukan upaya pencegahan kanker serviks pada wanita dengan menghindari faktor risiko diantaranya usia seksual/menikah dan melahirkan sebaiknya >20 tahun, menghindari paparan asap rokok dan penggunaan kontrasepsi hormonal jangka panjang.

 Kata kunci : Lesi Prakanker Serviks, Pemeriksaan IVA, Skrining


 


Keywords


Risk factors, cervical cancer, IVA test

References


Atika, D. (2019). Dampak Merokok Terhadap Risiko Kanker. https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3622145/dampak-merokok-terhadap-risiko-kanker-leher-rahim

Aziyah, A., Sumarni, S., & Ngadiyono, D. (2017). Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kanker Servik; Studi Kasus Di Rsup Dr. Kariadi Semarang. Jurnal Riset Kesehatan. https://doi.org/10.31983/jrk.v6i1.2085

BKKBN. (2017). Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional. In Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia.

Bott, R. (2014). Data dan Informasi Kesehatan Situasi Penyakit Kanker. Igarss 2014, 1, 1–5. https://doi.org/10.1007/s13398-014-0173-7.2

Bray, F., Ferlay, J., Soerjomataram, I., Siegel, R. L., Torre, L. A., & Jemal, A. (2018). Global cancer statistics 2018: GLOBOCAN estimates of incidence and mortality worldwide for 36 cancers in 185 countries. CA: A Cancer Journal for Clinicians. https://doi.org/10.3322/caac.21492

Darmayanti, Hapisah, & Kirana, R. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kanker Leher Rahim di RSUD Ulin Banjarmasin. Jurnal Kesehatan, VI(2), 172–177. poltekkes-tjk.ac.id/ejurnal/index.php/JK/article/download/102/92

Fonseca-Moutinho, J. A. (2011). Smoking and Cervical Cancer. ISRN Obstetrics and Gynecology. https://doi.org/10.5402/2011/847684

Getahun, F., Mazengia, F., Abuhay, M., & Birhanu, Z. (2013). Comprehensive knowledge about cervical cancer is low among women in Northwest Ethiopia. BMC Cancer. https://doi.org/10.1186/1471-2407-13-2

IARC, (Internation Agency for Research on Cancer). (2010). World health organization international agency for research on cancer. Iarc Monographs On The Evaluation Of Carcinogenic Risks To Humans.

Juanda, D., & Kesuma, H. (2015). Pemeriksaan metode IVA ( Inspeksi Visual Asam asetat ) untuk pencegahan kanker serviks. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan.

Kemenkes RI. (2019). Kasus Kanker di Indonesia. Databoks.

KEMENKES RI. (2015). Panduan Penatalaksanaan Kanker Serviks. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lyimo, F. S., & Beran, T. N. (2012). Demographic, knowledge, attitudinal, and accessibility factors associated with uptake of cervical cancer screening among women in a rural district of Tanzania: Three public policy implications. BMC Public Health. https://doi.org/10.1186/1471-2458-12-22

Matsumoto, K., Oki, A., & Furuta, et all. (2010). Tobacco smoking and regression of low-grade cervical abnormalities. Cancer Science. https://doi.org/10.1111/j.1349-7006.2010.01642.x

Notoadmojo, S. (2018). Metodelogi Penelitian Kesehaan. Indonesian Jourmal On Medical Science.

Paramita, S., Soewarto, S., Widodo, M. A., & Sumitro, S. B. (2010). High parity and hormonal contraception use as risk factors for cervical cancer in East Kalimantan. Medical Journal of Indonesia. https://doi.org/10.13181/mji.v19i4.414

RISKESDAS. (2018). Riset Kesehatan Dasar 2018. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Roura, et all. (2014). Smoking as a major risk factor for cervical cancer and pre-cancer: Results from the EPIC cohort. International Journal of Cancer. https://doi.org/10.1002/ijc.28666

Society, A. C. (2016). Cervical Cancer What is cervical cancer ? American Cancer Society.

Sulistiya, D. P., Pramono, D., & Nurdiati, D. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker serviks di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Berita Kedokteran Masyarakat, 33(3), 125. https://doi.org/10.22146/bkm.17160

Taput, D. (2017). Profil Kesehatan Ibu dan Anak Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2017. http://www.ghbook.ir/index.php?name

The Global Cancer Observatory, G. (2019). Source: Globocan 2018. World Health Organization.

WHO. (2013). Guidelines for screening and treatment of precancerous lesions for cervical cancer prevention. WHO Guidelines.

Zarchi, M. K., & Akhavan, et all. (2010). Evaluation of cervical cancer risk-factors in women referred to Yazd-Iran hospitals from 2002 to 2009. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention.


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 127 times
PDF Download : 51 times

DOI: 10.29241/jmk.v7i1.590

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.