Analisis Leadership, Reinforcement Dan Beban Kerja Terhadap Burnout Pada Petugas Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri

DOI: 10.29241/jmk.v9i2.1467

Author

Mega Revangga Putra(1),
(1) Institut Ilmu Kesehatan Strada Indonesia
Corresponding Author

Full Text

Full Text: View / Download PDF

Article Metrics

Abstract View : 89 times; PDF Download : 48 times

Abstract

Burnout dapat terjadi pada semua orang, baik itu laki-laki dan perempuan. Hal ini terjadi karena setiap manusia tentu mengalami tekanan yang diperoleh dalam kehidupan, khususnya dalam menjalani pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh leadership, reinforcement dan beban kerja terhadap burnout pada petugas kesehatan. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional dengan fokus penelitiannya diarahkan untuk menganalisis pengaruh leadership, reinforcement dan beban kerja terhadap burnout pada petugas kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri. Jumlah populasi sejumlah 197 responden dan sampel sebanyak 126 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Hasil temuan didapatkan sebagian besar responden memiliki leadership kategori cukup sebanyak 81 responden (64,3%). Sebagian besar responden memiliki reinforcement kategori cukup sebanyak 85 responden (67,5%). Sebagian besar responden memiliki beban kerja dalam kategori sedang sebanyak 78 responden (61,9%). Sebagian besar responden memiliki burnout kategori sedang sebanyak 73 responden (57,9%). Berdasarkan hasil analisis Regresi Linear Berganda bahwa secara simultan ada pengaruh leadership, reinforcement dan beban kerja terhadap burnout pada petugas kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri dengan besaran pengaruh 84,0%. Sehingga diharapkan petugas kesehatan lebih berfokus pada pekerjaan yang mana dapat memberikan hasil, dampak, dan manfaat bagi masyarakat maupun bagi pegawai yang lain.


Keywords

Workload, Burnout, Leadership, Reinforcement

References

Butar, B. I. (2015). Hubungan Antara Burnout dengan Prestasi Kerja Insurance Agentis Prudental Cabang Kantor Graha Prestasi. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas HKBP.

Nommensen Medan. Eviaty, E., & Satiadarma, M. P. (2015). Persepsi terhadap Dukungan Rekan Sekerja dan Gejala Burnout (Studi pada Perawat Unit Perawatan Intensif). Jurnal Phronesi, 7(2).

Halim, J., & Andreani, F. (2017). Analisis Pengaruh Disiplin kerja Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Di Broadway Barbershop Pt Bersama Lima Putera. Agora, 5(1).

Haryanti, P. I. (2011). Pengaruh Komunikasi dan Motivasi Terhadap Kinerja Perawat dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderasi. (Tesis). Universitas Setia Budi Surakarta.

Hayati, I., & Fitria, S. (2018). Pengaruh Burnout Terhadap Kinerja Karyawan pada BMT EL-Munawar Medan. Intiqad: Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam. Sumatera Utara: Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara.

Kartono, Kartini. Dr. (2010). Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Perkasa. Kemenkes Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

Labiib, A. (2013). Analisis Hubungan Dukungan Sosial Dari Rekan Kerja Dan Atasan Dengan Tingkat Burnout Pada Perawat Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Mental. 2(1). Diponegoro.

Maharja, R. (2015). Analisis Tingkat Kelelahan Kerja berdasarkan Beban Kerja Fisik Perawat di Instalasi Rawat Inap RSU Haji Surabaya. The Indonesian Journal of Occupational Safe and Health, Vol. 4, No. 1 Jan-Jun 2015: 93-102.https://doi.org/10.20473/ijosh.v4i1.2015.93-102

Mariyanti, S. Citrawati. (2011). Burnout Pada Perawat yang Bertugas Rawat Inap dan Rawat Jalan RSAB Harapan kita. Jurnal Psikologi, Vol 9, No. 2.https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/psiko/article/view/1482

Maslach, C., Jackson, S. ., & Leitter, M. . (1996). Maslach Burnout Inventory, Manual (3rd Ed.). Palo Alto. CA: Consulting of Psychologists Press. Moekijat. (2010). Manajemen Kepegawaian dan Hubungan Dalam Perusahaan, Edisi ketiga. Alumni Bandung.

Nurcahyani, Made, N., & Adnyani, D. (2016). Pengaruh Kompensasi Dan Disiplin kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening. E-Jurnal Manajemen, 5(1), 500–532.https://jurnal.harianregional.com/index.php/manajemen/article/view/16159

Rahmawati, A. (2017). Prosedur Penilaian Kinerja Karyawan Operator Departemen Produksi Pada PT Martina Berto Tbk. Jurnal Mahasiswa Bina Insani, 2(1), 95-104.

Saputra, A. F. I. dan S. Y. (2014). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Burnout Pada Karyawan CV. Ina Karya Jaya Klaten. Naskah Publikasi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta: Psikologi UNS.

Sitohang, A. (2015). Pengaruh Kompensasi, Disiplin kerja, Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Cv. Cemara Production Surabaya. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen, 4(10), 1–19.

Umar. (2013). Analisis Kejadian Burnout Syndrome pada Perawat di Unit Rawat Inap dan Unit Rawat Jalan Rumah Sakit “X” Bandar Lampung Tahun 2013. (Tesis). Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Utomo, B. P. C. (2014). Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi kerja, Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan dan Dosen STMIK Duta Bangsa Surakarta. Jurnal Sainstech Politeknik Indonusa Surakarta, 1(1), 13– 24.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2023 Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.